Insight
Pemilihan pasangan adalah batu pertama fondasi bangunan rumah tangga, ia harus sangat kukuh, karena kalau tidak, bangunan tersebut akan roboh kendati hanya dengan sedikit goncangan. Apalagi jika beban yang ditampungnya semakin berat dengan kelahiran anak-anak. Fondasi kukuh tersebut bukan kecantikan atau ketampanan, karena keduanya bersifat relatif, sekaligus cepat pudar; bukan juga harta, karena harta mudah didapat sekaligus mudah lenyap; bukan pula status sosial atau kebangsawanan, karena yang ini pun sementara, bahkan dapat lenyap seketika. Fondasi yang kukuh adalah nilai-nilai spiritual yang dianut.

M.Quraish Shihab

(via kurniawangunadi)

Jika ingin menilai seseorang, jangan nilai dia dari bagaimana dia berinteraksi dengan kita, karena itu bisa saja tertutup topeng. Tapi nilai dia dari bagaimana orang itu berinteraksi dengan orang-orang yang dia sayang.

Adhitya Mulya dalam Sabtu Bersama Bapak

(via kurniawangunadi)
Asam manis ikhtiar

Mungkin jodoh itu adalah dengan siapa kita mampu dan tahu cara untuk bertahan hari ini.
Dan mau mencobanya tiap hari..

Jika bukan takdirnya. Akan ada jalan yang membuat kita tak mampu bergerak sedikitpun dan memilih mundur

Allah yang membolak balikan hati manusia
Allah yang lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita

Kita hanya manusia. Makhluk kecil yang hanya bisa untuk meminta ketetapan hati dan kemudahan.

Apa yang menimpa kita. Dan siapa yang kita temui tak luput dari kehendak Allah
Mereka dan segala sesuatu ini ada untuk mengajari kita banyak hal

——-

Wallahualam

Maha besar  Allah, yang menciptakan perempuan-perempuan tangguh di sekitar mesjid Al-Aqsa yang melahirkan pejuang-pejuang tangguh tanpa rasa takut akan mati
perempuan yang membesarkan anak yang memiliki cita mulia yaitu syahid

*kecintaan mereka terhadap syahid sebesar kecintaan zionis terhadap hidup* seperti itu yang saya dapatkan dari berbagai sumber

bagaimana anak-anak polos di Gaza berkata dengan lantang berkata tentang cita-citanya untuk syahid kalau bukan didikan ibu yang mulia menanamkan nilai islam pada anak mereka?

sangat jauh berbeda dengan kita dengan obsesi duniawi. pilot, dokter dan profesi bergengsi lain, itu kita sebutkan dengan bangga ketika kita kecil hingga dewasa,

yang paling bergengsi di sana adalah menjadi penghapal quran.

“Di Gaza, jarang sekali ada perempuan yang bekerja. Kalaupun bekerja, hanya dilakukan mulai pagi sampai Dzuhur. Di sana pekerjaan utama wanita adalah mempersiapkan diri sebagai madrasah bagi anak-anaknya. Para ibu di sana juga menghafal sejak kecil,” (baca selengkapnya: sumber )

ini patut jadi bahan renungan bagi kita semua, khususnya kita sebagai perempuan, terlebih tanpa disadari kita sering terhanyut dengan emansipasi..

ini mengingatkan saya pada buku yang pernah saya baca (lupa lagi judulnya nanti dicari), buku tsb mengatakan bahwa banyak LSM di berbagai negara bahkan negara maju mencanangkan “gerakan kembali ke rumah” untuk perempuan.

ini tentu menjadi cambukan bagi saya pribadi karena memang dalam kenyataannya ada beberapa hal yang harus kita batasi dengan pertimbangan gender, khususnya masalah pekerjaan..ada sebagian yang harus kita hilangkan dalam keegoisan untuk membesarkan diri

karena hebatnya seorang wanita yang sebenarnya adalah ketika dia mampu menghebatkan suami dan anak-anaknya di jalan Allah.

semoga kita semua bisa menjadi perempuan-perempuan hebat itu. Aamiin

Barcode

aku memang manusia sama seperti kamu dan yang lainnya, kita diciptakan Tuhan dengan istimewa.

Tapi, untuk bisa menterjemahkan segala bentuk hal yang tidak pernah terkomunikasikan dengan baik, aku tetap tak mampu menjadi secanggih barcode

dokterfina & masgun - Jangan Berhenti
3,845 plays

Suaracerita : Jangan Berhenti

Suara : dokterfina (@dokterfina)

Cerita : kurniawangunadi (@kurniawangunadi) | Klik disini untuk membaca Jangan Berhenti

Backsound : Ost. Master Sun - white flower

Seluruh suaracerita dirangkum dalam tautan berikut X

Soundcloud suaracerita | Instagram : SUARACERITA

(c) Medan, 29 Juni 2014

:)

tidak diberi kesempatan untuk bicara adalah lebih sakit dari menerima kenyataan bahwa kita telah kalah :)

ini dia yang berani nyanyiin lagunya beyonce . kerennn